Kejutan di Awal Tahun
Sedikit cerita soal kehidupan aku di awal tahun yang gak akan aku sebut sebagai hal yg gak baik-baik aja karena aku gak tau karena mungkin ini sebagai jalan dari Allah menuju kesempatan yang lebih baik lagi, aku di-PHK dari perusahaan di mana aku kerja satu tahun satu bulan terakhir ini. Tepatnya akhir January ini yang di mana satu minggu sebelumnya ada announcement di salah satu channel Slack yang informasinya adalah bakal ada kenaikan gaji sebesar 5% karena ... karena apa ya waktu itu teh? poho deui. Pokonya mah emejing lah ya lumayan gitu loh naik gaji.
Seminggu setelah announcement itu, kemudian dadakan kita ada info bakal ada meeting yang isinya bakal ada pengumuman soal new role dan QnA. Sedikit cerita soal kantor aku kerja kemaren, jadi kantor aku itu bergerak dibidang kesehatan. Sebuah perusahaan marketplace di CA yang memfasilitasi para perawat untuk ambil shift di rumah sakit manapun yang sudah bekerjasama dengan kantor aku itu dengan berbagai persyaratan ya tentunya. Tugas aku adalah meriksain credentials dan licenses mereka untuk memastikan apakah approvable atau enggak. Kadang bikin report, kadang mantau shifts mereka juga. Susah-susah gampang, walaupun lieur tapi aku lumayan nyaman kerja di tempat kemarin itu karena WFH gak usah mandi. juga.
Nah, balik lagi ke cerita meeting, pemberitahuan meetingnya sendiri sehari sebelumnya.Feeling aku udah gak enak banget, karena dari akhir tahun tuh sebenernya mereka banyak merekrut orang Filipine yang ya Allah kerjaannya amburadul gusti nu agung. Aku tuh sering banget bener benerin kerjaan mereka yang salah, yang padahal kata temen aku team Indo juga gak usah dibenerin ih. Satu persatu kerjaan kita team Indo diajarin sama bule-bule ke orang Filipin.
Dan, ternyata feeling aku bener. Si bapak James muncul di gmeets dengan muka serius, semua mic dan kamera kita dimatiin, kolom chat juga dia matiin. Dia bacain pengumuman yang intinya mereka udah nggak memerlukan jasa orang Indonesia lagi dan ngasih tau soal pembayaran gaji terakhir. Gak nyampe lima menit pengumumannya kemudian dia matiin call kita semua. Setelah meeting berakhir, aku cek semua tools kerjaan udah deactivated. Ngomongin new roles dan QnA? gak ada, boro-boro.
Anyway, jadi sebenernya yg di PHK gak cuma orang Indo aja. Sekitar 50an orang-orang bule juga diPHK dengan cara yang sama juga. Yang selamat orang-orang Filipine karena gaji mereka gosipnya sih jauh lebih murah dari orang Indo.
Setelah kejadian yang penuh plot twist ini, heboh lah kan ya orang-orang bule di LinkedIn. Kalo kita team Indo mah udah agak agak curiga sebenernya dari keberadaan orang Filipin yang tadi aku bilang, jadi gak heboh-heboh amat. Nah, si bule-bule ini nyeritain lah semua pengalaman PHK ini sambil mention perusahaannya di postingan OpenToWork. Gak jelek-jelekin sih sebenernya, cuma menceritakan kenyataannya yang gak fair ini. Lah, kemaren kita semua dikirimin email sama perusahaan untuk tanda tangan perjanjian untuk gak koar-koar di sosmed. Rencana sih, gak akan digubris.
Komentar